• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Stop Fitnah
Advertisement
  • Home
  • Kabar
    • Nasional
    • Regional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosbud
    • Hankam
  • Fakta
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar
    • Nasional
    • Regional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosbud
    • Hankam
  • Fakta
  • Infografis
No Result
View All Result
Stop Fitnah
No Result
View All Result
Home Kabar

Yusril Bongkar Koalisi Keummatan Hanya Fatamorgana

15 August 2018
in Kabar, Politik
0
Yusril Bongkar Koalisi Keummatan Hanya Fatamorgana
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyebut Koalisi Keummatan fatamorgana. Ia menegaskan Partai Bulan Bintang (PBB) tidak pernah terlibat di Koalisi tersebut.

“Koalisi Keummatan hanya fatamorgana yang tidak pernah ada di alam nyata. Partai Bulan Bintang tidak pernah terlibat di sana, bahkan kita komplain nama kita dibawa-bawa tanpa pernah diajak bicara,” kata Yusril dalam keterangan yang diunggah akun Instagram @yusrilihzamhd, Selasa (14/8).

Koalisi Keummatan berisi parpol kubu kontra-petahana dan kelompok pro-Habib Rizieq Syihab, yang kemudian menghasilkan Ijtimak Ulama mendukung pencapresan Prabowo Subianto.

Yusril menjelaskan akun Instagram itu bukanlah punya dia, tapi konten tulisannya memang merupakan tulisan yang dia tujukan untuk internal PBB. Yusril menyatakan konten tulisan itu memanglah tulisan dia yang diunggah pihak lain di Instagram yang mengatasnamakan dirinya. Yusril sendiri mengaku tak punya akun Instagram. Meski awalnya ditujukan untuk internal PBB, Yusril mengizinkan tulisannya dikutip.

Yusril menyampaikan, dalam tulisan itu, fungsionaris DPP PBB menghubungi Partai Gerindra dan PAN sebagai penggawa Koalisi Keummatan, yang digagas Rizieq. Namun tak ada respons sama sekali dari Gerindra ataupun PAN. Gerindra, PAN, dan PKS dinilainya tak menunjukkan simpati kepada PBB. Seolah-olah, mereka menginginkan PBB mati. Yusril menyebut simpati malah datang dari partai sekuler.

Yusril menyatakan pernyataan Prabowo Subianto sebagai fitnah. Prabowo mengatakan kesulitan menghubungi Yusril karena Yusril selalu berada di luar negeri. Namun dia menyayangkan aktivis PBB tak membelanya saat fitnah itu meluncur.

“Apalagi Ketua Umum Gerindra secara terbuka memfitnah saya dengan mengatakan bahwa beliau memang mengaku terus terang tidak pernah berbicara dengan Ketua Umum PBB karena ‘tiap kali dihubungi beliau selalu berada di luar negeri’. Mana ada aktivis PBB yang membela ketua umumnya yang diperlakukan seperti itu?” ujar Yusril.

Pernyataan Prabowo yang dimaksud Yusril diucapkan saat Ijtimak Ulama di Hotel Peninsula, Jakarta Barat. “Di kalangan ulama peserta Ijtimak di Hotel Peninsula, sikap Prabowo yang tidak memilih UAS (Ustaz Abdul Somad) atau USA (Ustaz Salim Segaf) juga masalah. Sekarang, siapa yang tidak taat kepada ulama?” kata Yusril.

Yusril menyinggung Jokowi yang justru menggandeng Ketua Umum MUI sekaligus Rais Aam PBNU Ma’ruf Amin. “Konon sekarang akan diadakan Ijtimak Ulama Tahap II untuk memutuskan apakah akan membenarkan atau menolak keputusan Prabowo yang memilih Sandiaga Uno, seorang pedagang, bukannya ulama, sementara Jokowi malah memilih ulama yang juga Ketua MUI dan sekaligus Rais Aam PBNU, walau Jokowi tidak pernah mendapat amanat demikian dari para ulama yang berijtimak,” tutur Yusril.

Dia bertanya-tanya, bagaimana keputusan Ijtimak Ulama Tahap II nantinya, apakah tetap mendukung Prabowo atau tidak mendukung Prabowo. Soalnya Prabowo tidak mengambil cawapres hasil rekomendasi Ijtimak Ulama. Dia berharap kewibawaan ulama tetap terpelihara. Dia juga menilai keputusan Munaslub Nahdlatul Ulama (NU) perlu diperhatikan karena jumlah ulama NU sangat besar dan mengakar di hati umat Islam. PBB akan memperhatikan keputusan para ulama.

“Apakah mereka (Ijtimak Ulama II) akan menarik dukungan dari Prabowo karena tidak patuh kepada hasil Ijtimak atau Ijtimak Jilid II akan mengeluarkan keputusan baru sebagai ‘qaul jadid’, yakni mencabut ‘qaul qadim’ keputusan sebelumnya, artinya pedagang pun boleh dipilih jadi wapres, tidak perlu ulama, seperti UAS dan USA. Kalau ini terjadi, maka di mana muka para ulama itu akan ditempatkan?” kata Yusril.

Yusril tak ingin PBB dan dirinya diseret ke salah satu kubu yang bersaing di Pilpres 2019. Sebab, PBB belum memutuskan sikap dukungan di Pilpres 2019.

Tags: Koalisi KeummatanYusril
Previous Post

PBNU Dikabarkan Beri Ancaman, Said Aqil: Berita Tidak Benar

Next Post

Seorang Ibu Ngamuk Saat Dilarang Pasang Bendera Merah Putih

Related Posts

Lima Lembaga Survei Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi
Kabar

Lima Lembaga Survei Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

23 October 2018
Ma’ruf Amin Safari Keliling Jabar di Hari Santri Nasional
Kabar

Ma’ruf Amin Safari Keliling Jabar di Hari Santri Nasional

23 October 2018
Guru Besar UIN: Hoaks Ratna Sarumpaet Berimbas Imej Dunia Politik Sarat Kebohongan
Kabar

Guru Besar UIN: Hoaks Ratna Sarumpaet Berimbas Imej Dunia Politik Sarat Kebohongan

23 October 2018
Kabar

Data Kinerja Jokowi Bantah Hoaks Kenaikan Harga Bahan Pokok

23 October 2018
Tetap Fokus Urus Pemerintah, Jokowi Siap Tingkatkan Keterampilan Santri
Kabar

Tetap Fokus Urus Pemerintah, Jokowi Siap Tingkatkan Keterampilan Santri

23 October 2018
Kawal Fatwa Ulama, Eks 212 Berbalik Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin
Kabar

Kawal Fatwa Ulama, Eks 212 Berbalik Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin

23 October 2018
Next Post
Seorang Ibu Ngamuk Saat Dilarang Pasang Bendera Merah Putih

Seorang Ibu Ngamuk Saat Dilarang Pasang Bendera Merah Putih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tangkal Hoax

Blog Hoax Catut Megawati Tak Butuh Suara Umat Muslim Menyebar

15 August 2018
Situs Temp0-Info Muat Berita Hoax Terkait PDIP dan Azan

Situs Temp0-Info Muat Berita Hoax Terkait PDIP dan Azan

15 August 2018
Kasihan! Surat Pengajuan Bertemu Prabowo, Amien Rais dan Rizieq Ditolak Pangeran Saudi

Kasihan! Surat Pengajuan Bertemu Prabowo, Amien Rais dan Rizieq Ditolak Pangeran Saudi

15 August 2018
Sebut 89% Warganet Pilih Presiden Baru, Polling Pilpres 2019 di Twitter Tak Valid

Sebut 89% Warganet Pilih Presiden Baru, Polling Pilpres 2019 di Twitter Tak Valid

15 August 2018
Lima Lembaga Survei Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

Lima Lembaga Survei Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

0
Survei Polmark: Masyarakat Setuju Jokowi Berpasangan Dengan Budi Gunawan

Survei Polmark: Masyarakat Setuju Jokowi Berpasangan Dengan Budi Gunawan

0
Tangkal Hoax

Blog Hoax Catut Megawati Tak Butuh Suara Umat Muslim Menyebar

0
Waspada Fitnah! PDIP Tegaskan Berita Tak Butuh Suara Umat Islam Adalah Hoax

Waspada Fitnah! PDIP Tegaskan Berita Tak Butuh Suara Umat Islam Adalah Hoax

0
Lima Lembaga Survei Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

Lima Lembaga Survei Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

23 October 2018
Ma’ruf Amin Safari Keliling Jabar di Hari Santri Nasional

Ma’ruf Amin Safari Keliling Jabar di Hari Santri Nasional

23 October 2018
Guru Besar UIN: Hoaks Ratna Sarumpaet Berimbas Imej Dunia Politik Sarat Kebohongan

Guru Besar UIN: Hoaks Ratna Sarumpaet Berimbas Imej Dunia Politik Sarat Kebohongan

23 October 2018

Data Kinerja Jokowi Bantah Hoaks Kenaikan Harga Bahan Pokok

23 October 2018

Recent News

Lima Lembaga Survei Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

Lima Lembaga Survei Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

23 October 2018
Ma’ruf Amin Safari Keliling Jabar di Hari Santri Nasional

Ma’ruf Amin Safari Keliling Jabar di Hari Santri Nasional

23 October 2018
Guru Besar UIN: Hoaks Ratna Sarumpaet Berimbas Imej Dunia Politik Sarat Kebohongan

Guru Besar UIN: Hoaks Ratna Sarumpaet Berimbas Imej Dunia Politik Sarat Kebohongan

23 October 2018

Data Kinerja Jokowi Bantah Hoaks Kenaikan Harga Bahan Pokok

23 October 2018
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2017 StopFitnah.Com

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar
  • Fakta
  • Infografis

© 2017 StopFitnah.Com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In