• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Stop Fitnah
Advertisement
  • Home
  • Kabar
    • Nasional
    • Regional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosbud
    • Hankam
  • Fakta
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar
    • Nasional
    • Regional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosbud
    • Hankam
  • Fakta
  • Infografis
No Result
View All Result
Stop Fitnah
No Result
View All Result
Home Kabar Nasional

Cari Sensasi Tulis Jokowi dan SBY, Faizal Assegaf Pengamat Tanpa Data

24 January 2018
in Nasional
0
Cari Sensasi Tulis Jokowi dan SBY, Faizal Assegaf Pengamat Tanpa Data
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Ketua Progres 98, Faizal Assegaf, menulis artikel provokatif mengenai pemerintah. Lucunya, artikel yang ditulis Faizal pada Januari 2017 dimuat kembali oleh abadikini.com pada Senin (22/1). Padahal, tulisan itu berpotensi menimbulkan instabilitas sosial-politik.

Dalam artikel berjudul “SBY Beri Sinyal ‘Lengserkan’ Rezim Jokowi”, Faizal membandingkan Presiden Joko Widodo dengan Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sepuluh tahun pemerintahan SBY, nyaris tidak ada kegaduhan antar umat Islam dengan Polri, Istana dan kaum minoritas.

Namun, kondisi itu berbeda ketika Jokowi menjadi pemimpin negeri ini. Faizal mengatakan, Jokowi sebagai petugas partai dari PDIP yang memiliki kerjasama strategis dengan Partai Komunis Cina. Pemerintahan Jokowi kemudian dituding dengan kegaduhan dan aneka gejolak sosial politik yang kian hari makin mengkhawatirkan.

Faizal menyebut, kekacauan itu lantaran “rezim hoax” Jokowi terkesan menjalankan politik kriminalisasi dan premanisme terhadap ulama, tokoh aktivis, mantan jenderal TNI dan umat Islam.

Ia juga menulis jika SBY tidak pernah membalas aksi protes, penghinaan dan fitnah. Sementara Jokowi giat menggalang konsolidasi kekuasaan lintas elite untuk menciptakan politik adu-domba. Sebuah pendekatan “pemufakatan terselubung” melalui modus undangan makan siang di Istana Negara.

Sebuah tudingan yang konyol. Faizal sebagai pengamat politik menulis tanpa data. Ia menjadi pion kelompok anti-Jokowi dan analis superfisial yang hanya pintar mencari sensasi namun tidak memberikan nilai tambah apapun pada bangsa. Artikel yang ditulisnya, selalu bernada provokatif yang berpotensi menggiring opini masyarakat terhadap pemerintah. Kesan pemerintah memimpin secara otoriter selalu tersemat dalam tulisan Faizal.

Berikut tulisan lengkap Faizal:

Sepuluh tahun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY berkuasa, nyaris tidak ada kegaduhan antar umat Islam dengan Polri, Istana dan kaum minoritas.

Dinamika kehidupan umat beragama berlangsung sejuk, damai dan penuh toleransi. Tidak ada gesekan atau konflik horizontal yang memicu keresahan kehidupan rakyat.

Termasuk stabilitas politik-keamanan, SBY sangat hati-hati dalam merespon dinamika masyarakat. Lebih memilih pendekatan elegan, bijak dan bermartabat.

Begitu banyak reaksi protes, penghinaan dan segala fitnah keji kepada SBY, namun mantan Jenderal TNI AD tersebut membalas dengan senyum dan penuh kesabaran.

Kini setelah Jokowi tampil sebagai petugas partai dari PDIP yang memiliki kerjasama strategis dengan Partai Komunis Cina, situasi berubah total. Terjadi kegaduhan dan aneka gejolak sosial politik yang kian hari makin mengkhawatirkan.

Sumber kekacauan itu lantaran “rezim hoax” Jokowi terkesan menjalankan politik kriminalisasi dan premanisme terhadap ulama, tokoh aktivis, mantan jenderal TNI dan umat Islam.

Di waktu bersamaan, Jokowi giat menggalang konsolidasi kekuasaan lintas elite untuk menciptakan politik adu-domba. Sebuah pendekatan “pemufakatan terselubung” melalui modus undangan makan siang di Istana Negara.

Tapi SBY tidak tergiur oleh ritual makan siang ala Jokowi. Dengan tenang SBY lebih memilih mengambil jarak dan bersikap kritis. Hal itu membuat rakyat kagum dan makin bersimpati.

SBY menolak politik kompromi dengan rezim Jokowi yang kian hari dicurigai berbau komunis dan terkesan anti Islam.

Sang Jenderal TNI yang kharismatik dan berwibawa itu tampak tenang, namun intensif mengamati dan secara tulus berupaya merasakan denyut perasaan rakyat.

Dengan santun, SBY melalui akun twitternya mengirim pesan keprihatinan terhadap rezim Jokowi: “Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar “hoax” berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang?”

Signal SBY itu mengisyaratkan kepada seluruh komponen bangsa untuk bangkit dan bersatu mengakhiri situasi nasional yang kian kacau-balau. Tegasnya turun ke jalan, lengserkan rezim hoax Jokowi. Semoga para elite bangsa lainnya pun mulai tergerak !

Faizal Assegaf
(Ketua Progres 98)

Tags: Faizal Assegaf
Previous Post

Ketika Jokowi Dipuja Media Jepang dan Ditulis di Rubrik Khusus

Next Post

Sering Keluar Negeri Untuk Main Judi, Lukas Enembe Membuat Geram Warga Papua

Related Posts

Rakyat Tak Akan Bisa Memaafkan Prabowo Yang Dukung Hoaks Ratna Sarumpaet
Fakta

Rakyat Tak Akan Bisa Memaafkan Prabowo Yang Dukung Hoaks Ratna Sarumpaet

4 October 2018
Waspada penggiringan Opini Negatif Pembiayaan Bank Dunia untuk Sertifikasi Tanah
Kabar

Waspada penggiringan Opini Negatif Pembiayaan Bank Dunia untuk Sertifikasi Tanah

4 October 2018
Tertipu! Ratna Sarumpaet Akui Tidak Dianiaya Tapi Operasi Plastik Sedot Lemak Di Pipi
Nasional

Tertipu! Ratna Sarumpaet Akui Tidak Dianiaya Tapi Operasi Plastik Sedot Lemak Di Pipi

3 October 2018
Sebut Pemerintah Pakai cara PKI Di Kasus RS, Bukti Andrianto Aktivis Abal-abal
Kabar

Sebut Pemerintah Pakai cara PKI Di Kasus RS, Bukti Andrianto Aktivis Abal-abal

3 October 2018
Curhat Kerugian Pascagempa Palu, Aprindo Harus Paham Kondisi Darurat
Kabar

Curhat Kerugian Pascagempa Palu, Aprindo Harus Paham Kondisi Darurat

2 October 2018
Survei Rizal Ramli: Suara untuk Jokowi Unggul Atas Prabowo
Kabar

Survei Rizal Ramli: Suara untuk Jokowi Unggul Atas Prabowo

2 October 2018
Next Post
Sering Keluar Negeri Untuk Main Judi, Lukas Enembe Membuat Geram Warga Papua

Sering Keluar Negeri Untuk Main Judi, Lukas Enembe Membuat Geram Warga Papua

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tangkal Hoax

Blog Hoax Catut Megawati Tak Butuh Suara Umat Muslim Menyebar

24 January 2018
Situs Temp0-Info Muat Berita Hoax Terkait PDIP dan Azan

Situs Temp0-Info Muat Berita Hoax Terkait PDIP dan Azan

24 January 2018
Kasihan! Surat Pengajuan Bertemu Prabowo, Amien Rais dan Rizieq Ditolak Pangeran Saudi

Kasihan! Surat Pengajuan Bertemu Prabowo, Amien Rais dan Rizieq Ditolak Pangeran Saudi

24 January 2018
Sebut 89% Warganet Pilih Presiden Baru, Polling Pilpres 2019 di Twitter Tak Valid

Sebut 89% Warganet Pilih Presiden Baru, Polling Pilpres 2019 di Twitter Tak Valid

24 January 2018
Rakyat Tak Akan Bisa Memaafkan Prabowo Yang Dukung Hoaks Ratna Sarumpaet

Rakyat Tak Akan Bisa Memaafkan Prabowo Yang Dukung Hoaks Ratna Sarumpaet

0
Survei Polmark: Masyarakat Setuju Jokowi Berpasangan Dengan Budi Gunawan

Survei Polmark: Masyarakat Setuju Jokowi Berpasangan Dengan Budi Gunawan

0
Tangkal Hoax

Blog Hoax Catut Megawati Tak Butuh Suara Umat Muslim Menyebar

0
Waspada Fitnah! PDIP Tegaskan Berita Tak Butuh Suara Umat Islam Adalah Hoax

Waspada Fitnah! PDIP Tegaskan Berita Tak Butuh Suara Umat Islam Adalah Hoax

0
Rakyat Tak Akan Bisa Memaafkan Prabowo Yang Dukung Hoaks Ratna Sarumpaet

Rakyat Tak Akan Bisa Memaafkan Prabowo Yang Dukung Hoaks Ratna Sarumpaet

4 October 2018
Pemerintah Jokowi Berhasil Jaga Inflasi Sesuai Ekspektasi BI

Pemerintah Jokowi Berhasil Jaga Inflasi Sesuai Ekspektasi BI

4 October 2018
Waspada penggiringan Opini Negatif Pembiayaan Bank Dunia untuk Sertifikasi Tanah

Waspada penggiringan Opini Negatif Pembiayaan Bank Dunia untuk Sertifikasi Tanah

4 October 2018
Lemkapi: Masyarakat Merasa Aman di Pemerintahan Jokowi

Keren Banget! 1.500 Kyai Kampung Jabar Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

4 October 2018

Recent News

Rakyat Tak Akan Bisa Memaafkan Prabowo Yang Dukung Hoaks Ratna Sarumpaet

Rakyat Tak Akan Bisa Memaafkan Prabowo Yang Dukung Hoaks Ratna Sarumpaet

4 October 2018
Pemerintah Jokowi Berhasil Jaga Inflasi Sesuai Ekspektasi BI

Pemerintah Jokowi Berhasil Jaga Inflasi Sesuai Ekspektasi BI

4 October 2018
Waspada penggiringan Opini Negatif Pembiayaan Bank Dunia untuk Sertifikasi Tanah

Waspada penggiringan Opini Negatif Pembiayaan Bank Dunia untuk Sertifikasi Tanah

4 October 2018
Lemkapi: Masyarakat Merasa Aman di Pemerintahan Jokowi

Keren Banget! 1.500 Kyai Kampung Jabar Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

4 October 2018
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2017 StopFitnah.Com

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar
  • Fakta
  • Infografis

© 2017 StopFitnah.Com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In